Pemain-pemain Brasil tertuduk lesu keluar lapangan usai ditahan imbang 1-1 oleh Swiss (reuters)

Brasil Ditahan Imbang Swiss 1-1 Tambah Daftar Tim Unggulan Terseok-seok

RUSIA – Tim ‘Samba’ Brasil gagal menunjukkan usaha mereka untuk benar-benar ‘move on’ atau melupakan ‘tamparan Mineirazo’ pada edisi Piala Dunia empat tahun lalu. Mengawali laga perdana di Grup E Piala Dunia tahun ini, anak-anak asuh Tite itu dipaksa bermain imbang 1-1 menghadapi Swiss di Rostov Arena, Senin (18/6) dinihari WIB.

Brasil dengan status sebagai tim favorit di Rusia kali ini, terpaksa harus puas berbagi angka dengan Swiss untuk menempati posisi kedua dan ketiga Grup E. Kedua tim terpaut dua angka dari pimpinan grup, Serbia yang menang 1-0 atas juru kunci Kosta Rika pada laga sebelumnya, Minggu (17/8) malam WIB.

Selanjutnya, Brasil akan bentrok dengan Kosta Rika pada Jumat (22/6) pukul 19:00 WIB, disusul duel antara Serbia versus Swiss pada Sabtu (23/6) pukul 01:00 WIB

Brasil yang datang dengan misi mengobati luka sejak mendapat ‘tamparan Mineirazo’ di Piala Dunia 2014, tampil ngotot sejak dini.

Tim yang mengandalkan skema 4-3-3 dengan trisula Willian, Gabriel Jesus, dan Neymar di lini depan itu bahkan mampu mendominasi jalannya permainan sejak awal laga.

Namun serangan yang dibangun anak-anak asuh Tite itu baru membuahkan gol pada menit ke-20. Adalah Philippe Coutinho yang menjadi pembuka skor di laga itu, lewat gol ciamiknya.

Berawal dari pergerakan Marcello yang menyisir ke sisi kanan pertahanan lawan guna membantu serangan dan mengirim umpan ke kotak penalti Swiss.

Umpan yang berhasil dibendung oleh pemain Swiss itu lalu melahirkan bola muntah yang langsung disambar Coutinho untuk melepaskan tembakan akurat dari tepi kotak penalti dan mengarah ke pojok atas tiang jauh.

Merasa terancam, Swiss berusaha bangkit membangun serangan. Namun hingga turun minum, skuad asuhan Vladimir Petkovic terus gagal mengejar ketinggalan.

Namun Swiss akhirnya berhasil memecah kebuntuan untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1, lima menit pasca turun minum. Adalah Steven Zuber yang sukses merobek jala Tim Samba, usai memanfaatkan sepak pojok Xherdan Shaqiri.

Gol itu kian menambah rasa percaya Swiss untuk menekan Brasil sehingga aksi jual-beli serangan terus mewarnai duel kedua tim. Sayang, tidak ada gol yang tercipta hingga bubaran. Hasil ini sekaligus belum membuktikan usaha Brasil untuk benar-benar lepas dari kekecewaan di Mineirazo.

Hasil yang dialami Brasil ini ini juga membuat daftar tim unggulan belu menunjukkan performa ciamiknya pada Piala Dunia kali ini. Setelah sebelumnya Spanyol hanya bermain imbang 3-3 melawan Portugal, lalu Argentina hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Islandia, bahkan terakhir Jerman kalah 0-1 dari Meksiko .

Tinggal menunggu satu lagi tim unggulan yaitu Belgia apakah mampu menang atas Panama Senin 18 Juni malam nanti? (junius)

Susunan pemain:

Brasil (4-3-3): Alisson Becker (g); Danilo, Thiago Silva, Miranda, Marcelo; Paulinho (Renato Augusto/67″), Casemiro (Fernandinho/60″), Philippe Coutinho; Willian, Gabriel Jesus (Roberto Firmino/79″), Neymar.
Pelatih: Tite

Swiss (4-2-3-1): Yann Sommer (g); Stephan Lichtsteiner (Michael Lang/87″), Fabian Schaer, Manuel Akanji, Ricardo Rodriguez; Valon Behrami (Denis Zakaria/71″), Granit Xhaka; Xherdan Shaqiri, Blerim Dzemaili, Steven Zuber; Haris Seferovic (Breel Embolo/80″).
Pelatih: Vladimir Petkovic.

Comments