Cewek suporter Kroasia siap meraimakan partai final (reuters)

FIFA Larang Televisi Sorot Penonton Wanita Seksi

RUSIA- Federasi Sepakbola dunia (FIFA) secara resmi melarang kamerawan stasiun televisi untuk ‘membidik’ penonton seksi sebelum maupun di sela-sela pertandingan selama partai final Piala Dunia 2018 antara Prancis dan Kroasia di Stadion Luzhniki, Minggu (15/7) malam WIB.

Larangan itu muncul setelah munculnya sejumlah kritikan dari beberapa organisasi pertelevisian dan media massa di Rusia.

Seperti dilansir Daily Mail, larangan diberlakukan untuk mencegah seksisme di dunia olahraga termasuk sepakbola.

“Saya pikir hal itu memang harus dilakukan FIFA sebagai organisasi tertinggi sepakbola dunia. Kami pun mendukung langkah FIFA untuk membuat larangan tersebut,” kata Rashid Ismailov, selaku Wakil Menteri Pengembangan Digital, Komunikasi, dan Media Massa Rusia, terkait diberlalukannya larangan tersebut pada partai final Piala Dunia 2018 antara Prancis kontra Kroasia dan perebutan juara ketiga antara Inggris versus Belgia.

RESMI MELARANG

Sebelumnya, pihak FIFA melalui Federico Addiechi resmi melarang awak media untuk tidak membidik para penonton seksi baik sebelum dan selama pertandingan babak final dan perebutan juara ketiga. “Kami menyampaikannya pada kru televisi baik privat maupun dari tuan rumah untuk tidak menyorot para penonton seksi. Jika terbukti ada yang melakukannya, kami akan sangat menyesal untuk memberikan sanksi kepada mereka,” tegas Addiechi yang tidak menjelaskan bentuk sanksi tersebut secara lanjut.

Diresmikannya larangan tersebut merupakan buntut dari sejumlah kritikan dari beberapa organisasi pertelevisian di Rusia. Salah satunya dari Anti-Diskriminasi Fare Network yang selama ini turut memantau menyebut seksisme merupakan isu serius. Piara Powar, Direktur Eksekutif Anti-Diskriminasi Fare Network mengatakan bahwa pihaknya telah menemukan setidaknya ada 30 kasus yang melibatkan warga dan beberapa insiden di mana reporter perempuan menjadi sasaran digerayangi penonton saat bertugas. (junius/bu)

Comments