Pemain-pemain Panama tetap serius latihan meski sudah tersingkir (reuters)

Panama Vs Tunisia Duel Penghibur Lara

RUSIA – Sebelum mengucapkan selamat tinggal, Panama dan Tunisia akan menyuguhkan penampilan terakhir mereka di Piala Dunia 2018 saat bentrok pada laga pamungkas babak penyisihan Grup G di Mordovia Arena, Jumat (29/6) pukul 01:00 WIB. Ini merupakan duel penghibur lara bagi kedua tim yang tidak akan mengubah nasib mereka untuk meninggalkan Rusia.

Ya, baik Panama maupun Tunisia sudah dipastikan terdepak dari Piala Dunia tahun ini setelah menempati urutan dua terbawah Grup G, tanpa angka. Kedua tim sudah tidak dapat menggusur Inggris dan Belgia yang menempati urutan dua teratas dengan enam angka.

Namun kemenangan pada laga nanti setidaknya bisa membuat mereka pulang dengan kepala tegak, seraya menghibur para penggemar sepakbola di negara mereka. Tunisia berharap bisa mengakhiri puasa kemenangan selama 40 tahun lamanya selama keikutsertaan mereka di Piala Dunia.

TERAKHIR KALI

Terakhir kali Tunisia berhasil mencicipi kemenangan di ajang bola sejagat pada edisi 1978 di Argentina. Saat itu, Elang Kartago sukses mengalahkan Meksiko 3-1 pada laga pembuka. Begitu juga dengan Panama yang akan mencari kemenangan dalam debut mereka di Piala Dunia tahun ini. Sebelumnya, anak-anak Kanal mampu mencetak gol perdana mereka ke gawang Inggris lewat aksi Felipe Baloy, meski kalah 1-6 pada laga kedua mereka di Piala Dunia tahun ini. “Kami kalah, tetapi itu adalah gol bersejarah. Kita semua layak mendapat kredit,” kata pelatih Panama, Hernan Gomez, seperti dikutip ESPN.

Ya, Baloy mencatat sejarah sebagai pencetak gol tertua keempat di ajang bola sejagat. Pemain berusia 37 itu berusia lebih muda lima tahun dari pemegang rekor pencetak gol tertua yang diukir Roger Milla pada usia 42 dan 39 hari pada edisi 1994 di Amerika Serikat. Kali ini skuad Gomez berharap bisa menguikir kemenangan bersejarah di Piala Dunia, menghadapi Tunisia. (junius/bu)

Comments