Diego Costa rayalan gol ke gawang Iran (reuters)

Spanyol Tekuk Iran 1-0, Maroko Angkat Koper

RUSIA – Berkat gol tunggal Diego Costa di babak kedua, Tim ‘Matador’ Spanyol berhasil mengalahkan Tim ‘Melli’ Iran 1-0 dalam lanjutan babak penyisihan Grup B Piala Dunia 2018 di Kazan Arena, Kamis (21/6) dinihari WIB. Hasil itu sekaligus memaksa Maroko yang takluk 0-1 dari Portugal di laga sebelumnya untuk ‘angkat koper’ dari gelaran bola sejagad itu tahun ini.

Pasalnya, Maroko yang masih menyisahkan satu laga lagi melawan Spanyol pada Selasa (16/6) pukul 01:00 WIB, tidak akan finis di urutan dua teratas Grup B setelah menjadi juru kunci tanpa angka dari dua laga pembuka.

Skuad asuhan Hervé Renard itu pun menjadi tim ketiga yang harus mudik dini dari Rusia setelah Mesir dan Arab Saudi di Grup A.

Itu artinya, Maroko sudah tidak memiliki ambisi apa pun pada laga pamungkas yang bisa memudahkan usaha Spanyol melenggang ke babak 16 besar setelah memimpin Grup B dengan empat angka, bersama Portugal.

Sedangkan Iran masih berpeluang lolos ke babak 16 besar setelah menempati urutan ketiga Grup B dengan tiga angka. Syaratnya, Tim Melli harus bisa mengalahkan Portugal pada laga pamungkas Selasa (26/6) pukul 01:00 WIB mendatang.

Namun usaha itu jelas bukan hal yang mudah setelah Iran kembali memperpanjang rekor tak pernah menang atas wakil Eropa dalam sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia. Dari tujuh pertemuan mereka dengan wakil Eropa, Iran telah menelan enam kekalahan dan sekali imbang. Terakhir, Tim Melli dipaksa menyerah 0-1 dari Spanyol di Kazan Arena, dinihari tadi.

Padahal, sejatinya Iran mampu mengimbangi permainan Spanyol sepanjang 45 pertama. Sejumlah peluang yang dibangun Sergio Ramos dan kawan-kawana, kerap mampu dipatahkan oleh baraisan pertahanan Iran.

Meski mampu mengendalikan permainan dengan presentase 80.2% penguasaan bola, tim besutan Fernando Hierro itu hanya mampu menciptakan satu tendangan tepat sasaran. Sementara Iran yang mampu membukukkan 49 assist, menjadi catatan terendah kedua dalam laga Piala Dunia sejak 1966 silam. Catatan terendah juga dipegang oleh Iran (47) melawan Argentina pada Piala Dunia 2014).Walhasil skor imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum.

Situasi itu pun akhirnya berhasil dimaksimalkan Spanyol untuk menjebol gawang Iran pada menit ke-54, lewat gol Costa. Dalam kondisi membelakangi gawang lawan, penyerang Atletico Madrid itu hendak membalikkan badan, bola lalu disepak Ramin Rezaeian justru mengenai kaki Costa dan meluncur masuk ke gawang Iran.

Itu menjadi gol ketiga Costa di Piala Dunia tahun ini, dimana dua gol sebelumnya ia lesakkan ke gawang Portugal pada laga perdana. Penyerang berdarah Brasil itu bahkan hanya memiliki tiga kali kesempatan menembak ke arah gawang dan semuanya berbuah menjadi gol.

Tertinggal 0-1, Iran langsung bangkit menyerang. Namun berbagai usaha yang dilakukan tim besutan Carlos Queiroz itu kerap berujung pada kebuntuan hingga memasuki penghujung laga.
Kondisi itu dimanfaatkan Spanyol untuk mengendurkan serangan demi menjaga keunggulan yang bertahan hingga laga bubaran. Kemenangan ini sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan Tim Matador melawan wakil Asia di Piala Dunia dengan rekor tiga kali menang dan sekali imbang, meskipun mereka kalah adu penalti setelah bermain 0-0 selama 120 menit laga saat melawan Korea Selatan, 2002 silam. (junius/b)

Susunan Pemain:

Iran (4-1-4-1): Alireza Beiranvand (g); Ramin Rezaeian, Morteza Pouraliganji, Majid Hosseini, Ehsan Hajisafi (Milad Mohammadi/69″); Omid Ebrahimi; Mehdi Taremi, Saied Ezatolahi, Vahid Amiri (Saman Ghoddos/86″), Karim Ansarifard (Alireza Jahanbakhsh/74″); Sardar Azmoun.
Pelatih: Carlos Queiroz.

Spanyol (4-2-3-1): David De Gea (g); Dani Carvajal, Gerard Pique, Sergio Ramos, Jordi Alba; Sergio Busquets, Andres Iniesta (Jorge Resurrecci√≥n Merodio/71″); Lucas Vazquez (Marco Asensio/80″), Isco, David Silva; Diego Costa (Rodrigo Moreno Machado/89″).
Pelatih: Fernando Hierro.

Comments